Panduan Lengkap Shalat Tarawih 23 Rakat

by ADMIN 40 views
Iklan Headers

Guys, bulan Ramadan itu emang bulan yang penuh berkah ya. Salah satu ibadah yang identik banget sama bulan suci ini adalah shalat Tarawih. Nah, buat kalian yang pengen ngamalin shalat Tarawih dengan jumlah 23 rakaat, pas banget nih! Artikel ini bakal ngebahas tuntas tata cara shalat Tarawih 23 rakaat biar ibadah kalian makin mantap dan sah.

Memahami Shalat Tarawih dan Keutamaannya

Sebelum kita masuk ke tata cara shalat Tarawih 23 rakaat, yuk kita pahami dulu apa sih shalat Tarawih itu dan kenapa penting banget buat dikerjain. Shalat Tarawih secara bahasa artinya 'istirahat'. Kenapa disebut gitu? Karena Rasulullah SAW dulu, pas shalat Tarawih, sering banget istirahat di antara tiap empat rakaat. Jadi, ini shalat sunnah yang dikerjain setelah shalat Isya sampai menjelang Subuh, khusus di bulan Ramadan. Keutamaannya banyak banget, lho! Dikatain bisa menghapus dosa-dosa yang telah lalu, bikin kita makin dekat sama Allah, dan pastinya nambah pahala berlipat ganda di bulan penuh ampunan ini. Bayangin aja, kita bisa dapet kebaikan segitu banyak cuma dengan bangun malam dan ngerjain shalat sunnah. Sungguh rugi banget kalau dilewatin. Makanya, niat yang tulus dan semangat yang membara itu penting banget buat modal awal kita sebelum mulai tata cara shalat Tarawih 23 rakaat. Gak cuma soal jumlah rakaatnya aja, tapi yang terpenting adalah kekhusyukan dan kekhusyuan hati kita saat menghadap Sang Pencipta. Jadi, selain ngerti teknisnya, kita juga perlu banget mempersiapkan diri secara mental dan spiritual biar ibadah kita lebih bermakna. Udah siap belum nih buat jadi lebih baik lagi di bulan Ramadan kali ini? Kalau udah, yuk kita lanjut ke pembahasan yang lebih detail lagi ya!

Persiapan Sebelum Shalat Tarawih

Oke, guys, biar shalat Tarawih kalian makin khusyuk dan tata cara shalat Tarawih 23 rakaat ini lancar jaya, ada beberapa persiapan nih yang perlu banget kalian lakuin. Pertama, tentu aja niat. Niat ini harus ikhlas karena Allah SWT, bukan karena ikut-ikutan atau sekadar gaya. Niat shalat Tarawih ini di dalam hati aja udah cukup kok, gak perlu diucapin keras-keras. Lanjut, pastikan kalian udah berwudhu dengan sempurna. Kebersihan itu sebagian dari iman, kan? Jadi, wudhu yang sah itu wajib hukumnya sebelum melaksanakan shalat apapun, termasuk Tarawih. Selain itu, sebaiknya kita juga menjaga kebersihan badan dan pakaian. Kalau bisa, pakai pakaian yang sopan, bersih, dan nyaman. Aroma yang wangi juga bisa menambah kekhusyukan, lho! Terus, cari tempat yang nyaman dan tenang buat shalat. Kalau di rumah, cari sudut yang minim gangguan. Kalau di masjid, cari shaf yang kosong dan strategis. Penting juga buat menghadirkan hati dan pikiran kita sepenuhnya saat shalat. Jauhi segala macam pikiran duniawi yang bisa mengganggu. Coba deh pejamin mata sebentar sebelum takbiratul ihram, tarik napas dalam-dalam, dan fokuskan diri pada kebesaran Allah. Nah, kalau kalian mau shalat Tarawih berjamaah di masjid, usahakan datang lebih awal ya. Ini biar gak ketinggalan takbiratul ihram dan bisa dapet tempat yang bagus. Ingat, tata cara shalat Tarawih 23 rakaat ini akan lebih terasa nikmat kalau semua persiapannya matang. Jadi, jangan anggap remeh langkah-langkah kecil ini ya, guys. Persiapan yang baik adalah separuh dari kesuksesan ibadah kita. Jadi, yuk, mulai dari sekarang, biasain buat prepare sebelum melaksanakan ibadah. Nanti bakal kerasa bedanya, deh!

Rincian Tata Cara Shalat Tarawih 23 Rakat

Nah, ini dia yang ditunggu-tunggu, guys! Kita akan bedah tuntas tata cara shalat Tarawih 23 rakaat. Jadi gini, shalat Tarawih 23 rakaat ini umumnya dilaksanakan dengan pola 11 rakaat (4-4-3) atau 20 rakaat (2-2-2... sampai 10 kali salam) ditambah 3 rakaat shalat Witir. Tapi, yang paling umum dan banyak diikuti adalah pola 11 rakaat Tarawih ditambah 3 rakaat Witir. Mari kita fokus pada pola 11 rakaat Tarawih ini ya, guys. Pelaksanaannya dibagi menjadi beberapa sesi:

Sesi Pertama: 4 Rakaat Tarawih (1 Kali Salam)

  • Niat: Ushalli sunnatan tarawih arba'a rakaatin mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa. (Artinya: Aku niat shalat sunnah Tarawih empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala).
  • Takbiratul Ihram: Ucapkan "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan sejajar telinga.
  • Doa Iftitah: Sunnah dibaca setelah takbiratul ihram.
  • Membaca Surat Al-Fatihah: Wajib dibaca di setiap rakaat.
  • Membaca Surat Pendek: Sunnah membaca surat pendek setelah Al-Fatihah, misalnya surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas.
  • Ruku': Bungkukkan badan sambil membaca tasbih "Subhanallah" tiga kali.
  • I'tidal: Bangkit dari ruku' sambil membaca "Sami'allahu liman hamidah".
  • Sujud: Lakukan sujud dua kali di setiap rakaat, sambil membaca tasbih "Subhanallah" tiga kali.
  • Duduk di Antara Dua Sujud: Bacalah "Rabbighfirli" sambil duduk.
  • Rakaat Kedua, Ketiga, Keempat: Ulangi gerakan yang sama.
  • Tasyahud Akhir: Duduk tasyahud pada rakaat terakhir.
  • Salam: Ucapkan salam dua kali ke kanan dan ke kiri.

Sesi Kedua: 4 Rakaat Tarawih (1 Kali Salam)

  • Ulangi tata cara shalat Tarawih 23 rakaat seperti pada sesi pertama. Niatnya tetap sama, yaitu niat shalat sunnah Tarawih.

Sesi Ketiga: 3 Rakaat Witir (1 Kali Salam)

Nah, setelah shalat Tarawih selesai, kita lanjutkan dengan shalat Witir. Shalat Witir ini adalah penutup shalat malam. Untuk 3 rakaat Witir, ada dua cara pelaksanaannya:

  • Cara 1 (3 Rakaat Sekaligus):

    • Niat: Ushalli sunnatan witri tsaltsa rakaatin mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa. (Artinya: Aku niat shalat sunnah Witir tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala).
    • Lakukan seperti shalat biasa, yaitu dua rakaat pertama dengan satu kali salam, lalu rakaat ketiga dengan satu kali salam. Setelah salam rakaat kedua, langsung berdiri lagi untuk mengerjakan rakaat ketiga.
    • Pada rakaat ketiga Witir, setelah ruku' dan i'tidal, disunnahkan membaca Doa Qunut. Doa Qunut ini dibaca sambil berdiri.
    • Setelah membaca Doa Qunut, dilanjutkan sujud, duduk di antara dua sujud, sujud lagi, lalu tasyahud akhir dan salam.
  • Cara 2 (2 Rakaat + 1 Rakaat Terpisah):

    • Niat Shalat Witir 2 Rakaat: Ushalli sunnatan witri rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa.
    • Kerjakan seperti shalat sunnah biasa (2 rakaat dengan 1 salam).
    • Niat Shalat Witir 1 Rakaat: Ushalli sunnatan witri rak'atan wahidatan mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa.
    • Setelah salam shalat Witir 2 rakaat, langsung berdiri untuk mengerjakan 1 rakaat Witir.
    • Pada rakaat Witir yang satu ini, setelah ruku' dan i'tidal, disunnahkan membaca Doa Qunut.
    • Setelah itu, dilanjutkan sujud, duduk di antara dua sujud, sujud lagi, tasyahud akhir, dan salam.

Ingat ya, guys, perbedaan cara pelaksanaan Witir ini hanya pada pembagiannya saja. Intinya, tetap 3 rakaat. Jadi, total shalat Tarawih 23 rakaat itu adalah 4 rakaat + 4 rakaat + 3 rakaat Witir. Fleksibel aja mana yang paling nyaman buat kalian lakuin. Yang penting, pelaksanaannya sesuai syariat dan penuh kekhusyukan. Memahami tata cara shalat Tarawih 23 rakaat ini penting agar ibadah kita gak sia-sia.

Bacaan Penting dalam Shalat Tarawih

Selain gerakan-gerakannya, ada beberapa bacaan penting yang perlu kita perhatikan dalam tata cara shalat Tarawih 23 rakaat. Yang pertama, tentu saja Surat Al-Fatihah. Ini rukun shalat, jadi wajib dibaca di setiap rakaat. Pastikan bacaannya benar dan tartil ya, guys. Terus, ada surat-surat pendek yang dibaca setelah Al-Fatihah di beberapa rakaat. Kebanyakan orang memilih surat-surat yang ada di juz 'amma seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Tapi, kalian juga bisa baca surat lain yang kalian hafal kok. Gak perlu terpatok harus surat apa. Yang penting, bacaannya lancar dan menambah kekhusyukan. Nah, untuk shalat Witir, khususnya pada rakaat terakhir (kalau melaksanakan 3 rakaat sekaligus) atau pada rakaat Witir yang satu (kalau melaksanakan 2+1), ada yang namanya Doa Qunut. Doa Qunut Witir ini dibaca setelah i'tidal. Kalau belum hafal, jangan khawatir! Kalian bisa baca latinnya atau cari referensi doa Qunut Witir yang lengkap. Intinya, doa ini isinya memohon kebaikan dunia akhirat kepada Allah SWT. Selain itu, ada juga bacaan tasbih saat ruku' dan sujud, yaitu "Subhanallah" (Maha Suci Allah). Di antara dua sujud, kita membaca "Rabbighfirli" (Ya Tuhanku, ampunilah aku). Dan yang tak kalah penting adalah niat shalat itu sendiri. Niat ini harus benar-benar tertanam dalam hati. Kalau bacaan-bacaan ini udah dipahami dan dilancarkan, dijamin tata cara shalat Tarawih 23 rakaat kalian bakal makin sempurna. Ingat, guys, kualitas ibadah itu bukan cuma soal kuantitas, tapi juga kualitas bacaan dan kekhusyukan kita. Jadi, yuk, mulai dari sekarang latih bacaan kita biar makin merdu dan penuh makna. Insya Allah, ibadah kita makin diterima oleh Allah SWT.

Tips Menjaga Kekhusyukan Shalat Tarawih

Shalat Tarawih itu kan ibadah malam, jadi memang suasananya lebih tenang dan syahdu. Tapi, kadang nih, suka ada aja gangguan yang bikin kekhusyukan buyar. Nah, biar tata cara shalat Tarawih 23 rakaat kalian tetap terjaga kekhusyukannya, nih ada beberapa tips jitu buat kalian, guys. Pertama, fokus pada arti bacaan. Jangan cuma ngucapin lafadznya aja, tapi coba resapi maknanya. Bayangin kita lagi ngobrol sama Allah. Kalau kita paham apa yang kita baca, hati kita bakal lebih terhubung. Kedua, hindari pikiran duniawi. Sebelum mulai shalat, coba deh luangkan waktu sejenak buat refreshing pikiran. Taruh HP jauh-jauh, matikan notifikasi, biar gak tergoda. Kalaupun ada pikiran yang muncul pas shalat, jangan diladenin. Langsung kembalikan fokus ke bacaan dan gerakan shalat. Ketiga, nikmati setiap gerakan. Ruku', sujud, duduk. Setiap gerakan itu ada hikmahnya, lho. Coba rasakan ketenangan saat sujud, saat kita merendahkan diri di hadapan Allah. Keempat, kalau shalat berjamaah, ikuti imam dengan baik. Jangan mendahului imam, perhatikan gerakan imam. Ini juga bagian dari kekhusyukan berjamaah. Kelima, jaga suasana sekitar. Kalau shalat di rumah, pastikan nggak ada suara yang mengganggu. Kalau di masjid, usahakan cari tempat yang agak jauh dari keramaian kalau memang itu lebih nyaman buat kamu. Terakhir, tapi nggak kalah penting, banyak berdoa. Minta sama Allah agar dikasih kekhusyukan pas shalat. Kita kan cuma manusia biasa, kadang lemah. Jadi, pertolongan Allah itu penting banget. Dengan menjaga kekhusyukan ini, tata cara shalat Tarawih 23 rakaat yang kalian laksanakan bakal terasa lebih bermakna dan pastinya lebih mendekatkan diri kita sama Sang Pencipta. Yuk, dicoba tipsnya, guys! Dijamin ibadah kalian makin berkualitas.

Penutup

Gimana, guys? Udah lebih paham kan soal tata cara shalat Tarawih 23 rakaat? Semoga dengan penjelasan ini, ibadah Tarawih kalian di bulan Ramadan jadi makin lancar, khusyuk, dan tentu saja diterima oleh Allah SWT. Ingat, yang terpenting dari shalat Tarawih bukan cuma soal jumlah rakaatnya, tapi bagaimana kita menghadirkan hati dan kekhusyukan di setiap gerakan dan bacaan. Jadi, yuk, semangat ngajakin keluarga, teman, atau bahkan tetangga buat bareng-bareng ngamalin shalat Tarawih. Beribadah bareng-bareng itu rasanya beda, lho! Selamat menjalankan ibadah puasa dan shalat Tarawih. Semoga Ramadan kali ini lebih baik dari Ramadan sebelumnya. Wallahu a'lam bish-shawab.